<p> Belok sidan(02/06/2019)<br /> Akhir-akhir ini para petani padi di br. Sidan yang sudah memanen padinya merasa panik karena cuaca buruk hujan gerimis dari pagi sampai sore petani padi tidak bisa mengeringkan gabahnya yang sudah di panen mereka merasa panik dan bingung ketakutan gabahnya tumbuh yang tersimpan di karung-karung dan jika dproses dijadikan beras hasilnya akan hancur dan Berasnya sangat jelek.saat ini cuaca sudah berubah hujan gerimis sudah berhenti cuaca sedikit panas para petani padi yang sudah dipanen merasa senang dan berame-rame mengeringkan gabahnya di jalan yang sudah memakai aspal biar gabahnya cepat kering.<br /> <br /> Jika pas waktu memanen padi di cuaca-cuaca buruk seperti hujan gerimis itu yang paling di takuti oleh petani-petani padi karena hasil panen kita akan hancur seperti gabah akan tumbuh di karung diproses dijadikan beras akan rusak,seperti sekarang ini cuaca sudah tidak menentu tidak seperti cuaca seperti dulu kita bisa menilai dan mengecek kapan cuaca hujan dan kapan cuaca kering dari situlah kita bisa menyuruh anggota subak untuk mulai menanam padinya biar pas panennya bertepatan di cuaca-cuaca panas. &quot;Pungkas iwayan badung selaku pekaseh subak pangsut sari.<br /> Salah satu petani padi di br. Sidan iwayan darno mengatakan saya juga terlalu salah jadi petani sangat cepat percaya dengan pedagang pedagang yang menjual gabah untuk dipakai bibit saya cepat percaya karena dari bibit yang dijual hasil panenya katanya sangat bagus dari situlah saya sangat tergiur ternyata waktu panenya sangat terlambat dari situ saya tidak bisa memanen bersamaan dengan petani padi lainya yang pas panenya di cuaca panas. &quot;ujarnya.<br /> (006/KIM BS)</p>
Petani padi di br. Sidan mulai tersenyum gembira hujan gerimis mulai berhenti.
11 Jun 2019